Ia juga menyebutkan beberapa makna dari lirik lagu 'Rehat' ini.
"Album "Mantra-Mantra" memang banyak kontemplasinya. Misalnya ada lirik “yang kau takutkan tak’kan terjadi”, itu kan seolah-olah sugarcoating banget, bahwa [kekhawatiranmu] enggak bakal kejadian. Tapi ini berdasarkan dari pemikiran stoik — bahwa di balik kegagalan itu ada kegagalan yang lebih besar sampai pada akhirnya kita ketemu bahwa kita masih hidup. Apa pun yang terjadi, kita masih bisa berjuang lagi dari nol. Aku pernah ada di posisi itu [mental jatuh]. Tujuan aku dengan album ini adalah ketika ada seseorang yang berada dalam kondisi [mental] di bawah banget, lirik-lirik ini akan bisa membantu. Alhamdulilah beberapa teman sendiri cerita lagu ini seperti curhat sama orang tanpa perlu kita curhat, seperti sudah kenal lama dan tahu masalah [yang sedang dihadapi]. Berarti untuk beberapa pendengar pesannya sampai. Tentang masalah believe in fate (percayakan sepenuhnya pada nasib – red.) itu ya setelah berusaha. Biarkanlah semesta bekerja itu ya setelah kita berusaha."
Sumber : https://greatmind.id/article/bercakap-bersama-kunto-aji-makna-rehat
created with
HTML Layout generator .